Minggu, 06 September 2015

Somebody

Aku dulu ingin
Hidup seperti hanya sendiri
Tapi sekarang aku menghabiskan waktuku
berpikir 'tentang cara untuk mendapatkanmu'
Hal ini mematikan pikiranku

Ya, kamu
Aku diperguna menjadi begitu sulit
Dan kemudian kamu tertangkap mataku
Memberiku perasaan seperti petir menyambar
Lihatlah aku sekarang, aku jatuh

Bahkan tak tau harus berkata apa, masih gagap
aku berdiri terus gemetar ditanah ini
Aku berlari keliling
Aku tidak ingin menetap
Tapi sekarang aku bangun setiap hari
Mencari cara agar aku dapat melihat wajahmu

Selasa, 19 Agustus 2014

Kuhaku

Seperti yang sudah-sudah
seperti hujan yang tak kunjung turun
layaknya angin yag berhembus kencang

Seperti yang sebelum-sebelumnya
keresahan ini semakin bergelora
ketenangan ini semakin kacau

Mengapa aku perlu didekap
dan siapa yang ingin mendekap ku
kenapa aku hanya butuh itu

Aku terlalu banyak berkhianat
tapi aku perlu didekap
kesepian yang tiada akhir :)

Minggu, 17 Agustus 2014

Hecate II

Mata ini bagai matahari
Matahari yang tertutup awan
tubuh ini bagai salju
salju yang berada dimusim panas

Selamanya akan tetap begitu
Ketika doa telah tersebutkan, lengkap sudah
Semua menjadi omong kosong

Kapan hal ini berakhir
ketika bayangan ini menjadi layangan
Akan kah hati ini bisa tenang
atau menjadi badai yang tiada akhir

Aku sang penembak jitu
Dan aku orang baik bukan laki baik
Kini romansa itu telah berakhir, dengan kepahitan
yang terjadi

Sekarang arah sudah mulai kabur
Namun, aku hanya melihatnya
hal ini mengganggu tapi tak dapat dihindari
sejengkal melangkah akan bertemu

Ini adalah kebiasaan ku
apakah sang penembak jitu akan..
merusak kembali?

Kehilangan jati diri, kesadaran
hanya aku yang bisa mendapatkannya sendiri kata orang
Disini ku hanya orang yang terlunta-lunta
dengan berisikan sedikit pengetahuan,
namun membawa sebuah senapan

Kini ku ingin angin membawa ku pergi
sejauh yang bisa dilakukan
Melakukan tanpa batas, melawan badai

Kuberharap ku bisa melakukannya dan
tak menggunakan senapan ini lagi

aq▄fi☺z«

Kamis, 26 Juni 2014

Dungeon

Sepertinya aku sangat mengaguminya
namun mungkin dia
sudah tersakiti

kenapa aku tidak bisa mencintainya
dengan tulus..
tidak sepertinya yg tulus
mencintaiku

permintaanku adalah

BISAKAH AKU TIDAK LAHIR
jika aku harus menyakiti orang-orang selalu

tak sadar diri

Hmm, aku gak tau aku siapa
serasa hancur
aku merasa berdosa kepadanya

Dia begitu peduli dengan u
menjaga hubungan ini
dengan susah payah

Namun, apa yg ku perbuat disini
aku tidak tau apa yg dilakukan
kerjaan ku hanya membuatnya sakit hati
dengan kata perpisahan

Dia layaknya awan
namun kenyataannya aku tidak menghargai
hubungan ini

Aku hanya ingin membuatnya pergi
tak melihatku
meski aku akan sebaliknya kelak..

Dan kenyataannya aku tidak bisa jauh darinya
ketika jauh inilah yg terjadi...

Kenyataan pahit dari ini semua
aku merasa menyukai orang lain
namun itu hanya perasaan ku saja sepertinya..

Aku merasa hancur sekarang
dan kenyataannya dia mungkin lebih sakit hati padaku
tapi itu lah yang harus ku terima ^^

for you: NSS <3

Kamis, 13 Maret 2014

Dia ()

(Dista)Dia akan bercerita
()Dia bercerita tentang dia(hafri)
()Dia akan mulai bercerita...

Dia()....
()Dia bertemu dengan dia()
()Dia jatuh hati pada dia()
()Dia menatap dia()

Dia(wawan)
()Dia mengatakan cintanya
()Dia ditolak oleh dia(dista)

Sungguh malangnya dia()
Betapa bodohnya dia()



Created by: M.purnawan
Editor: Tirta utama
* ()=hasil editor yang sedang mabuk

Tolong Aku

Aku akan membuat puisi...
Puisi ini tentang dia
Puisi ini untuk dia

Tapi...
Bagaimana menggambarkan...dia
Dengan rangkaian kata
Sesuai dengan dia

Dia dengan senyum bulan
Dia dengan rambut sehitam malam
Dia dengan tatapan tak berdasar
bak black hole
Dia dengan suara bak seribu malaikat

Bagaimana ini....
Harus dimulai darimana puisi ku
Maukah kau membantu ku
Tolong-tolonglah aku...


Created by: M.purnawan